Debu, World Music Islam
Inilah world music edisi versi Islam, Debu. Meskipun menyanyikan lagu bersyairkan tentang Islam, dan musiknya cenderung ke padang pasir, alat musik yang dimainkan berasal dari berbagai tempat di dunia. Mulai dari alat musik santoor dari Iran, yaili dari Irlandia, tambur dari Turki hingga gendok-gendok dari Sulawesi Selatan mereka mainkan. Termasuk pemainnya juga berasal dari berbagai belahan dunia seperti Amerika Serikat, Swedia, Inggris, dan Indonesia.Grup musik beranggotakan ari Daood Abdullah (drum), Fatimah Husniah (saz, biola), Layla Wafiyah (harpa, kanoon, tamborin, vokal), Mustafa Ibn Daood (lead vocal, oud, biola, arranger, komposer), Ali Mujahid Abdullah (bass, backing vocal), Naimah Mahmoud (mandolin, perkusi, oud), Shakur Binhassan Ali (perkusi, biola), Najmah Hakimah (santoor, biola, intruktur biola, komposer), Naseem Nahid DeVoe (perkusi, riq), Muhammad Saleem (flute, perkusi, vokal), Syakura Yasirah (biola, saz) dan Abdul Wahab (perkusi).
Tidak hanya itu, musik yang Debu ciptakan juga berbagai macam bahasa, Indonesia, Inggris, Arab dan Turki. Sebuah contoh nyata dari konsep world music, musik yang menggabungkan berbagai unsur musik di dunia.
Kekayaan musik dan syair Debu disatukan oleh tujuan bermusik mereka. Syiar agama lewat alunan nada dan syair lagu. Karena menurut Debu musik adalah bahasa yang paling universal, mampu diterima di kalangan manapun, di belahan dunia manapun.Islam dalam lagu-lagu Debu adalah Islam yang menjadi rahmatan lil alamin (rahmat bagi semua).
"Tapi apa pun yang ditafsirkan orang, Insya Allah, kita tak merasa terganggu karena tujuan kita cuma satu. Yakni, bernyanyi dan bermusik seindah mungkin untuk menarik kecintaan para hamba kepada Mahbud-nya. Siapa pun yang bisa paham syair Syekh Fattaah tentu akan menemukan keindahan-keindahan itu sehingga keimanannya menjadi khusuk. Dia akan tertarik terhadap Penciptanya dan Insya Allah, tak akan membutuhkan hal selainNya," cerita Mustafa.
Syekh Fattah adalah seorang guru Thariqat yang juga orang tua Mustafa. Dari berbagai sumber.

























No Comment to " Debu, World Music Islam "